Belajar Android (Pengenalan dan Instalasi SDK,Eclipse,ADT & AVD )


if you are looking for job click Here

jika anda sedang mencari kerja Join disini

 

Android Smart Phone

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)

VIVAnews – Secara global, pada 2013, lembaga riset IDC memperkirakan bahwa jumlah perangkat ponsel pintar (smartphone) akan menembus angka 390 juta unit.

http://teknologi.vivanews.com/news/read/137072-indosat__android_pasti_akan_ramai

Belajar Pemrograman dengan Android SDK, langkah Pertama Instalasi :

  1.  Buka http://developer.android.com/index.html luangkan waktu sejenak untuk mempelajari resource / sumber-sumber belajar yang ada disana supaya nanti dapat dengan mudah mencari informasi dengan cepat ketika dibutuhkan.
  2. Setelah selesai melihat lihat waktunya mendownload SDK nya sesuai dengan sistem operasi yang digunakan link nya adalah http://developer.android.com/sdk/index.html, saya sendiri menggunakan Ubuntu, Fedora dan Windows dan semua berjalan dengan baik.
  3. Install JDK download di sini http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html
  4. Install paket perdana SDK dari tabel di atas. (Jika Anda berada di Windows, download installer untuk membantu dengan setup awal.)
    cara meng-install adalah dengan cara meng extract SDK tersebut.
  5. Install Eclipe Helios disini
  6. Instal Plugin ADT untuk Eclipse (jika Anda akan mengembangkan dengan Eclipse, saya sangat menyarankan menggunakan Eclipse Helios),
  7. a.  Pada Eclipse SDK, pilih menu Help -> Install New Software
    b. Tuliskan ADT Plugin repository pada field Work with seperti berikut
    ADT – https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/
    c. Beri tanda centang pada Developer Tools, yaitu Android DDMS dan Android Development Tools. Kemudian pilih Next.
    Troubleshooting : Apabila terjadi error ketika checking dependencies maka langkah yang harus diambil adalah menambahkan http://download.eclipse.org/releases/helios pada “Available Software Sites” sehingga Eclipse dapat mengecek paket apa saja yang belum tersedia pada installasi yang dapat mendukung ADT Plugins.
    d. Beri tanda centang pada I accept the terms of the license agreements. Jika ada waktu, Anda dapat membaca seluruh EULA tersebut. Kemudian pilih Finish.
    e. Instalasi telah selesai. Sambil menunggu, maka akan menginstall ADT dan restart Eclipse.
  8.  Konfigurasi Eclipse dan mengatur Android SDK dan Virtual Devices (AVD).
  9. a. Tambahkan path Android SDK pada pengaturan / setting Eclipse. Buka bagian Window -> Preferences. Pada tab Android, isikan SDK Location dengan /opt/android-sdk lalu pilih OK.
    b. Jalankan Android SDK dan AVD Manager dari menu utama.c. Pada tab Installed Packages, pilih package yang ingin diinstal yaitu Documentation for Android SDK.
    d. Pada tab Available Packages, beri tanda centang pada SDK yang ingin diinstall, lalu pilih install selected. Instalasi archive selesai.
    e. Kita juga dapat menambahkan AVD yang dibutuhkan. Caranya kita jalankan Android SDK dan AVD Manager, kemudian pada tab Virtual Devices pilih New. Kemudian Create AVD.
    f. Setelah itu kita dapat melakukan tes pada AVD dengan cara memilih device yang telah kita create tadi kemudian pilih start.
Apabila di fedora secara spesific dapat menggunakan cara dibawah ini :
1. Siapkan development computer dan software yang dibutuhkan
a. Install Sun / Oracle Java JDK / JRE
b.Install Eclipse SDK 3.6 (Helios)2. Install Android SDK
a. Download dan install Android SDK
cd Download/
wget http://dl.google.com/android/android-sd … nux_86.tgz
b. Ekstrak Android SDK
tar -xvzf android-sdk_r08-linux_86.tgz
c. Pindahkan Android SDK ke lokasi direktori yang sesuai
mv android-sdk-linux_86/ /opt/android-sdk
d. Tambahkan write permissions ke /opt/android-sdk
chmod -R a+w /opt/android-sdk
e. Tambahkan Android SDK ke path environment yang tersedia
PATH=$PATH:/opt/android-sdk:/opt/android-sdk/tools
export PATH
f. Yang menggunakan paket sebesar 64-bit harus mengikuti paket yang 32-bit
yum install glibc.i686 glibc-devel.i686 libstdc++.i686 zlib-devel.i686 ncurses-devel.i686 libX11-devel.i686 libXrender.i686 libXrandr.i6863. Install Eclipse ADT Plugin
a. Pada Eclipse SDK, pilih menu Help -> Install New Software
b. Tuliskan ADT Plugin repository pada field Work with seperti berikut
ADT – https://dl-ssl.google.com/android/eclipse/c. Beri tanda centang pada Developer Tools, yaitu Android DDMS dan Android Development Tools. Kemudian pilih Next.
Troubleshooting : Apabila terjadi error ketika checking dependencies maka langkah yang harus diambil adalah menambahkan http://download.eclipse.org/releases/helios pada “Available Software Sites” sehingga Eclipse dapat mengecek paket apa saja yang belum tersedia pada installasi yang dapat mendukung ADT Plugins.d. Beri tanda centang pada I accept the terms of the license agreements. Jika ada waktu, Anda dapat membaca seluruh EULA tersebut. Kemudian pilih Finish.
e. Instalasi telah selesai. Sambil menunggu, maka akan menginstall ADT dan restart Eclipse.

4. Konfigurasi Eclipse dan mengatur Android SDK dan Virtual Devices (AVD)
a. Tambahkan path Android SDK pada pengaturan / setting Eclipse. Buka bagian Window -> Preferences. Pada tab Android, isikan SDK Location dengan /opt/android-sdk lalu pilih OK.
b. Jalankan Android SDK dan AVD Manager dari menu utama.

c. Pada tab Installed Packages, pilih package yang ingin diinstal yaitu Documentation for Android SDK.
d. Pada tab Available Packages, beri tanda centang pada SDK yang ingin diinstall, lalu pilih install selected. Instalasi archive selesai.
e. Kita juga dapat menambahkan AVD yang dibutuhkan. Caranya kita jalankan Android SDK dan AVD Manager, kemudian pada tab Virtual Devices pilih New. Kemudian Create AVD.
f. Setelah itu kita dapat melakukan tes pada AVD dengan cara memilih device yang telah kita create tadi kemudian pilih start.

5. Membuat tes project Android 
Setelah kita menginstall keseluruhan software dan kit yang dibutuhkan, maka kita dapat membuat program sederhana untuk mengetes software ini. Caranya adalah sebagai berikut.
a.  Di Eclipse, select File > New > Project….

Jika ADT Plugin untuk Eclipse telah berhasil diinstal, dialog yang dihasilkan harus memiliki sebuah folder berlabel “Android” yang harus berisi “Proyek Android”. (Setelah Anda membuat satu ataulebih proyek Android, sebuah entri untuk “File XML Android” jugaakan tersedia.)

b.  Select “Android Project” and click Next.

c.  Isi rincian proyek dengan nilai berikut:
  • Project name:  HelloAndroid
  • Build Target: Pilih versi platform yang sama dengan atau lebih rendah dari target yang Anda pilih untuk AVD Anda
  • Application name: Hello, Android
  • Package name:  com.example.helloandroid  (atau misal :  com.smu2.perpustakaan )
  • Create Activity:  HelloAndroid
d. Click Finish.
Anda proyek Android sekarang sudah siap. Ini harus terlihat dalam Paket Explorer di sebelah kiri Eclipse. Buka file HelloAndroid.java, terletak di dalam HelloAndroidsrccom.example.helloandroid. Seharusnya terlihat seperti ini:
package com.example.helloandroid;

import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;

public class HelloAndroid extends Activity {
    /** Called when the activity is first created. */
    @Override
    public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.main);
    }
}

Perhatikan bahwa kelas didasarkan pada kelas/class Activity. Activity adalah sebuah entitas aplikasi tunggal yang digunakan untuk melakukan tindakan. Sebuah aplikasi mungkin memiliki banyak Activity terpisah, namun pengguna berinteraksi dengan mereka satu per satu. Para OnCreate () metode ini dipanggil oleh sistem Android ketika Aktivitas Anda mulai – itu adalah di mana Anda harus melakukan semua inisialisasi dan setup UI. Suatu Activity tidak diharuskan untuk memiliki antarmuka pengguna, tetapi biasanya punya.

Pada setiap proses diatas bisa saja timbul masalah, jangan panik, ulik terus…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s